Bea Cukai Maluku Sosialisasikan Aturan Pengenaan Cukai Terhadap Likuid Vape

0
338
Bertempat di ruang Media Center Kanwil DJBC Maluku, Kakanwil Bea Cukai Maluku, Finari Manan, melakukan siaran pers terkait penerapan aturan pengenaan cukai terhadap likuid vape sesuai PMK 146/PMK.010/2017, pada hari Selasa, 18 Nopember 2018.

“Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan telah menetapkan kebijakan pengenaan cukai terhadap likuid rokok elektrik (vape) dengan tarif sebesar 57% dari Harga Jual Eceran, yang berlaku mulai 1 Juli 2018 sesuai PMK 146/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. Pengenaan cukai dengan tarif 57% ini merupakan intensifikasi cukai hasil tembakau dan instrumen pemerintah untuk mengendalikan konsumsi serta pengawasan terhadap peredaran vape”,ujar Finari Manan.

Finari Manan juga menyampaikan kepada insan pers dan media yang hadir bahwa sosialisasi dan edukasi aturan cukai yang baru ini oleh satuan kerja di bawah Kantor Wilayah DJBC Maluku, yakni KPPBC Ternate, KPPBC Ambon, dan KPPBC Tual telah dilaksanakan baik melalui sosialisasi tatap muka di kantor, media radio, maupun door to door kepada vape store yang berada di wilayah Provinsi Maluku dan Maluku Utara. Mulai tanggal 1 Oktober 2018 setelah masa relaksasi dari tanggal 1 Juli 2018 berakhir, diharapkan para pemilik vape store tidak menjual likuid vape yang tidak dilekati pita cukai dan kepada masyarakat pengguna vape agar tidak membeli likuid vape yang tidak dilekati pita cukai dan melaporkan kepada Kantor Bea Cukai setempat apabila ditemukan likuid vape yang tidak dilekati pita cukai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here